Tampilkan postingan dengan label SOSIAL-POLITIK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SOSIAL-POLITIK. Tampilkan semua postingan

23 Februari 2011

Pembredelan Media jilid Kesekian

Bencana...bencana...bencana...seskab mau memboikot Media.
Waduh aya-aya wae kata temen saya dengan logat sundanya yang khas Pembredelan mediakah ini..?gak tau lah namun menurut saya sebagai orang awam kenapa juga pemerintah mesti sibuk ngurusin hal-hal kaya gituan urusin tuh rakyat yang kian hari kian susah cari makan.Kebebasan Pers itu diperjuangkan dengan sangat susah payah oleh rakyat Indonesia kini mau dibredel..?

Meskipun menurut petinggi Partai Demokrat Mubarak(kalo gk salah)itu hanyalah pernyataan pribadi namun sangat disesalkan pernyataan seperti itu harus terlontar dari pejabat Negara yang setidaknya dia berpendidikan kan..?
Ah gk ngerti lah namun saya cuma menyesalkan saja kenapa mesti seperti itu,kalaupun pemerintah terlalu diberitakan dengan hal-hal jelek,kenapa tidak dilawan dengan kinerja yang bagus biar media itu malu dengan sendirinya bukan dengan hal-hal yang bikin kontroversi..?
Tapi ya sudahlah..toh udah terjadi namun awas saja kalau media dibredel lagi tak jitak lho...

Dagelan Apa lagi nih......?

Kasus mafia pajak yang menghebohkan Negeri Indonesia rupanya mengundang keprihatinan wakil rakyat yang duduk di Gedung yang desainnya mirip kura-kura hingga mereka lobi sana lobi sini agar Hak Angket mafia Pajak bisa gol,namun bukan juga panggung politik jikatidakpenuh dengan intrik.
Sejak awal diwacanakan Hak Angket ini memang memicu perdebatan panjang nan sengit diantara para politikus(mungkin karena suka korupsi jadi namanya poli TIKUS)antara kubu yang pro dan kontra.Bahkan banyak diantarapartai politik yang tadinya menyetujui jadi berbalik arah.....?waduhhhhh

Benarkah pengusungan Hak Angket ini untuk kepentingan rakyat,agar mafia pajak bisa terungkap,agar pendapatan Negara dari sektor ini bisa optimal..?katanya sih seperti itu namun apa niat sesungguhnya sih hanya mereka dan Tuhannya yang tahu karena rakyat sih hanya selalu menjadi penonton.
Beberapa partai politik menilai bahwa pengusungan Hak politik politik ini tidak akan membawa efek apa-apa jadi urgensinya jadi gak jelas.
Terlepas dari apalah itu ada hal yang menggelitik ketika salah satu pengusung hak ini(GOLKAR) menyatakan pengusungan Hak ini untuk memberishkan nama Ketua Umumnya dan Partainya...hahhhh?? apakah hak Politik ini hanya dijadikan kepentingan sekelompok orang?bukannya wakil Rakyat itu bertujuan untuk menyampaikan apa yang menjadi keinginan rakyat indonesia agar disampaikan kepada sang Presiden...?Entahlah namun yang pasti ini merupakan dagelan politik yang tak elok untuk dipetrtontonkan kepada rakyat,wala akhirnya hak ini tidak lolos pada sidang Paripurna DPR kemarin.

05 Maret 2010

MUSTAHIL PD "CERAIKAN" PARTAI KOALISI

Pasca berakhirnya masa kerja Pansus Angket Century yang berakhir dengan paripurna DPR yang memilih opsi C,muncul spekulasi-spekulasi terkait nasib partai koalisi yang terkesan "nakal" akan di depak dari komposisi koalisai SBY.partai politik seperti Golkar dan PKS dan juga PPP yang pada detik-detik terakhirnya memilih untuk menyatakan bahwa telah terjadi pelanggaran dalam bailout Century di nilai oleh sebagian besar pengamat politik akan menjadi bumerang bagi dirinya sendiri.Hal ini didasarkan dari beberapa pernyataan pimpinan PArtai Demokrat yang seolah "mengintimidasi"partai koalisi untuk sependapat dengan Demokrat.

Namun menurut saya mustahil bagi partai Demokrat berani untuk "menceraikan" partai-partai Koalisi seperti Golkar dan PKS,sebab bagaimanapun Demokrat membutuhkan dua Partai ini untuk mengawal; pememrintahanya sampai dengan 2014 nanti.SBY bukanlah orang yang gegabah dalam mengambil keputusan ia di kenal cermat dan hati-hati tentu dia sudah mengukur baik dan butuknya apabila ia mendepak PKS dan Golkar dari koalisi.SBY menilai,berkoalisi saja PKS dan Golkar sudah "galak"apalagi apabila mereka di depak dari koalisi tentu akan semakin menjadi,hal itu tentunya disadari benar oleh SBY sebagai nakhoda koalisi.Ia tidak mau menceburkan diri ke laut.
Sikap kritis Golkar dan PKS telah membuat SBY dilema dalam mengambil keputusan disisi lain ia ingin pemerintahanya di dukung parlemen tapi juga ia sulit apabila sering di kritik oleh partai koalisi,namun pada akhirnya Demokrat dan SBY mustahil mendepak Golkar dan PKS sebab ia punya itung-itungan matang daripada semakin di "jaili" PKS dan Golkar apabila mereka di depak,lebih baik sedikit di gigit tapi tak terlalu sakit .

24 Mei 2009

MUNGKINKAH INDONESIA MAJU???????????

Dari zaman ke zaman indonesia tak pernah mempunyai seorang ahli di bidang suatu hakl yang dapat dibanggakan.Hal ini trerlihat setelah 63 tahun kita merdeka,kita tak pernah mempunyai orang yang sangat kredibel di bidang sesuatu hal.Kenapa hal ini bisa terjadi?Mungkinkah Indonesia punya seorang yang sangat ahli di bidang sesuatu?Tentu sangatlah mungkin asal mau,sekarang yang terjadi ditanah air kita adalah karena tak ada orang yang ingin menjadi profesional,mereka selalu ingin kekuasaan dan popularitas dari bidang lain meskipun bukan bidang dia.Hal inilah yang menjadikan negara kita tak pernah mempunyai seeorang yang dapat diandalkan.

Kita ambil contoh,banyak sekalui anak bangsa kita yang mempunyai keahlian dibidang tertentu,namun karena ia tergiur oleh hal yang lain akhirnya ia meninggalkan keahliannya itu karena ada kesempatan lain untuk terkenal dan mendapatkan jabatan.Politisi kita sekarang banyak yang "karbitan"diantara mereka banyak yang bukan datang dari bidangnya ada yang ahli ekonomi,ahli telematika,seni,profesi dan lain sebagainya padahal mereka itu mengisi jabatan politis yang tentunya harus diisi oleh seorang politisi handal dibidangnya.Contohnya ada seorang ahli telematika yang kini jadi anggota DPR padahal bidang dia adalah masalah teknologi,coba kita bayangkan,kemampuan dia dalam bidang teknologi komputer tidak diragukan lagi dan kita bangga,tapi sebentar lagi kita akan kehilangan dia karena sibuk dengan jabatannya.

Padahal apabila dia benar-benar ingin membangun Bangsa kenapa ia tidak membangun bangs sesuai dengan keahlianya sehinga ia mampu menciptakan sesuatu yang akan sangat bermanfaat di bidangnya,bukankah itu sama dengan membangun bangsa?contoh lainnya lagi,banyak para anggota parlemen kita dari kalangan seniman ataupun profesi lain,padahal apabila mereka ingin membangun bangsa ya sudah ia membangun bangsanya lewat keahliannya,jabatan-jabatan yang mereka isi itu kan jabatan politik ya isi dong oleh politisi-politisi handal kan akan sangat bagus??????

Terlebih lagi sekarang,sebentar lagi akan ada pemilihan presiden dan wakilnya pada jului mendatang indikasi itu sudah ada.Presiden SBY yang mau nyalon lagi kini mau menggandeng gubernur Bank Indonesia,Boediono,padahal kita tahu ia seorang ekonom handal yang mampu membawa situasi ekonimi indonesia sedikit stabil,ia membawa BI menjadi Bank sentral yang mampu mngendalikan stabilitas keuangan ataupun suku bunga,kini ia maui di jadikan"Ban serepnya" presiden yang jelas-jelas kerjanya kurang,apakah tidak lebih baik ia dibiarkan dibidangnya agar ia mampu menjadi lebih baik dan dapat kita banggakan,ia bukan seorang politisi,ia seorang teknokrat kenapa mau digusur jadi politisi?Mau diapakan negeri ini Bos kalau semua orang ingin jadi pejabat yang dipilih berdasarkan politik....???????Sudahlah bagi mereka yang punya keahlian dibidangnya jangan ikut-ikutan latah jadi politisi dong MALU........

17 Mei 2009

MUNGKINKAH SBY PRO RAKYAT KECIL?

Deklarasi pasangan Capres-Cawapres yang diusung Partai Demokrat yang mencalonkan Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Boediono resmi dilaksanakan pada jum'at(15/05) di Gedung Sabuga Bandung.Deklarasi inipun menjawab tentang spekulasi-spekulasi yang selama ini dibangun tentang sosok orang pendamping SBY di Pilpres juli mendatang.Sebelum nama Gubernur BI itu mencuat,sempat ada beberapa nama yang diperkirakan kuat akan mendampingi SBY yaitu,Hata Radjasa dari Partai Amanat Nasional(PAN) serta Hidayat Nur Wahid dari Partai Keadilan Sejahtera(PKS).Hatta,disebut sebagai calon pendamping SBY,sebab dianggap memiliki beberapa kriteria yang di usulkan SBY seabgai Calon pendampingnya.


Terlepas dari semua itu,ada pemandangan yang agaknya terlalu berlebihan dilakukan Partai demokrat dan SBY.Ditengah kondisi bangsa yang serba kesusahan ini,ia medeklarasikan diri sebagai Capres dengan suasana yang amat glamor.Dihadiri jutaan undangan dari kalangan elit seakan mau menunjukan kepada publik bahwa ada sekte diantara rakyat dan pemimpin.Sedikitpun SBY tidak mencerminkan kesederhanaan,yang ada adalah kesan mewah dan serba mahal,padahal kondisi bangsa saat ini tengan dilanda krisis yang amat dirasakan rakyat Indonesia.Mugkinkah SBY pro Rakyat kecil?

08 Mei 2009

HARUSNYA MEGA TAK NYAPRES LAGI

Menjelang pengumuman hasil rekapitulasi KPU yang rencananya akan di tetapkan pada tanggal 9 besok,membuat suhu politik kian memanas.Setelah Jusuf Kalla mendeklarasikan pasangan Cawapresnya beberapa hari lalu,kini giliran kubu partai demokrat dan koalisi teuku Umar yang dimotori PDI Perjuangan yang tengah siap-siap mendeklarasikan.Apabila partai demokrat telah menetapkan tanggal pengumuman pasangan Capres-Cawapres 11 mei mendatang,lain halnya dengan Koalisi besar,kubu ini masih belum ada kesepahaman diantara dua partai pelopor koalisi ini yakni gerindra dan PDIP dimana kedua partai tetap pada keputusannya untuk mengusung Capres.Menurut Sekjen PDIP Pramono Anung Megawati merupakan harga mati sebagai Capres.Sementara di tempat lain Gerindrapun menyatakan hal yang sama,Prabowo merupakan Capres yang tak mungkin di turunkan menjadi Cawapres terlebih lagi mengingat elektabilitas Prabowo lumayan di perhitungkan.


Apabila kita melihat pada pilpres 2004 lalu,Megawati dikalahkan oleh SBY-JK pada putaran kedua,padahal saat itu Megawati merupakan incubmet sementara SBY hanya bekas menterinya Mega dan namanya belum setenar sekarang.Apabila melawan SBY pada saat belum tenar saja sudah kalah bagaimana melawan SBY sekarang yang sangat sudah populer?Semestinya Megawati legowo untuk mengundurkan diri sebagai Bakal Capres daripada nanti menelan pil pahit untuk yang kedua kalinya.Tingkat popularitas dan elektabilitas SBY kini makin melambung,sementara sebaliknya nama anak proklamator 1945 itu kini seolah kian redup pasca kekalahan sementara PDIP oleh partai demokrat.

Pemilih Indonesia kini butuh penyegaran calon presiden maupun cawapresnya,apabila yang maju dalam pertarungan merebut RI 1 itu-itu aja,sudah dipastikan para pemilih kita akan lebih percaya terhadap incubment,Susilo Bambang Yudhoyono.tapi apabila ada alternatif lain mungkin keadaannya akan sedikit berbeda.Sebenarnya kubu Teuku Umar punya tokoh perubahan yang belum pernah bertarung dalam pilpres 2004 lalu yaitu Prabowo Subianto.Popularitas Prabowo kini sudah di perhitungkan bahkan apabila Prabowo dapat kesempatan menjadi Capres mendatang,yang akan menjadi pesaing berat SBY hanyalah dia.Semestinya sebagai ketua partai Megawati memperhitungkan hal itu,Prabowo adalah tokoh perubahan yang akan dapat memperlambat laju SBY di pilpres mendatang.Sebaiknya Megawati tak nyapres lagi lah.

23 April 2009

ELIT POLITIK TAK BERMORAL;JANGAN PILIH MEREKA

Rapat terbatas (Ratas) kabinet Indonesia bersatu yang dipimpin langsung presiden Susilo Bambang Yudhoyono rabu 22/04/09,nampak tidak enak dipandang mata.Sebab rapat tersebut tidak dihadiri Wakil presiden Jusuf Kalla (JK).Padahal kursi disamping SBY yang tadinya diisi oleh nama menko kesra aburizal bakrie,telah diganti oleh nama wakil presiden.Namun hingga rapat berakhir JK tak kunjung datang.Apakah hal ini menyiratkan akan ketidakharmonisan diantara SBY dan JK memang terjadi?Entahlah.Namun yang pasti semestinya hal ini tidak terjadi.Sebab meskipun secara pribadi mereka tidak kompak,sebagai pemimpin bangsa mereka harus lebih mementingkan negara daripada ego masing-masing.

Ditemui dikediamannya Jusuf Kalla berkelit kalau dirinya mangkir dari tugas.Kalla menjelaskan ketidakhadirannya karena ia tengah sibuk urusan partai Golkar yang sedang menggelar rapat pimpinan.Menurutnya pihak istana sudah mengizinkannya dan tidak mempermasalahkan ketidakhadirannya.

Namun demikian sebagai masyarakat kita tentunya kecewa dengan hal ini.Sebab rapat yang dilangsungkan merupakan rapat resmi yang membahas apa yang tengah terjadi dibangsa ini.Sebagai pelayan masyarakat yang diberikan mandat oleh rakyat mestinya JK malu akan sikapnya itu.Ia lebih mementingkan partai daripada kepentingan bangsa dan negara.Selama ini ia menggembar-gemborkan akan kepeduliannya terhadap kondisi bangsa dan akan berusaha semaksimal mungkin melakukan yang terbaik buat bangsa.Tapi apa kenyataannya?Kalla mangkir dari kewjibannnya hanya karena partai,padahal rakyatlah yang telah mengangkatnya jadi wakil presiden.Beginikah wajah para pemimpin bangsa kita?Bagaimana mungkin bawahannya akan disilin terhadap tugasnya,sementara pemimpinnyapun seperti ini.

Indonesia direbut dari kaum penjajah ini dengan kucuran darah hingga nyawa.Tak terhitung nyawa yang melayang dalam proses kemerdekaan,tapi setelah Republik ini berdiri dikotori oleh ulah-ulah para pemimpin yang tak bermoral.Korupsi,mangkir dari tugas,skandal seks,suap,penyalahgunaan wewenang,hingga pelanggaran hukum.Mau dikemanakan negeri tercinta ini?Kepada segenap rakyat Indonesia kalianlah yang punya kedaulatan akan negeri ini bukan segelintir elit politik yang haus akan kekuasaan.Hati-hatilah dalam memilih pemimpin agar dikemudaia hari permasalahan-permasalahan ini tidak terulang kembali.Pilihlah Calon Presiden dan Wakil presiden yang amanah dan jujur serta menghargai rakyatnya yang telah mengantarkannya ke kursi kekuasaan.

INGAT!!!! KEDAULATAN SEPENUHNYA ADA PADA TANGAN RAKYAT

21 April 2009

PEMILIH;diburu lalu diterlantarkan

Pemilihan Presiden semakin dekat,partai politik kini tengah sibuk mempersiapkan strategi memenangkan pemilihan juli mendatang.Beberapa partai politik yang tidak mendapatkan cukup suara untuk mengusung Calon sendiri kini sedang mendekati partai yang memiliki suara cukup atau mendekati angka 20% sebagi syarat mengusung calon presiden.Siapa ya ng akan memilih mereka?Semuanya kembali kepada rakyat,sebab rakyatlah yang akan memilih siapa yang pantas memimpin Indonesia lima tahun kedepan.

Tapi sebagai kunci dari kemenangan suatu calon,rakyat kini seolah "diterlantarkan"oleh partai politik,mereka sibuk mempersiapkan pemenangan pilpres padahal yang akan memilihnya adalh rakyat.Sungguh suatu pemandangan yang kontras ketika rakyat disuruh memilih,tapi mereka tidak diperhatikan.Pasca pemilihan calon anggota legislatif 9 april lalu,partai politik dan para politisinya seakan hilang ditelan bumi.Mereka yang dulu berjani ini dan itu sekarang batang hidungnya pun tidak kelihatan.Banyak diantar para pemilih yang merasa kecewa dengan hal ini,padahal suara mereka akan di minta kembali untuk memilih presiden mendatang.

Apabila hal seperti ini tidak dicermati oleh partai politik,apakah mungkin rakyat masih mau memilih untuk pemilihan presiden mendatang?Sungguh kini para politisi hanya mementingkan diri dan partainya saja.

19 April 2009

KOALISI UNTUK SIAPA?

Pasca pemilihan calon anggota legislatif partai politik kian gencar melakukan lobi-lobi politiknya guna menghadapi pemilihan presiden juli mendatang.Beberapa partai politik yang tadinya"berseterupun"kini tak menunjukkan sikap arogansinya,mereka saling ketemu dalam rangka saling penjajakan ini merupakan pemandangan yang memang kita harapkan dari sejak dulu,dimana semua partai politik seyogyanya saling bahu-membahu dalam rangka menyelesaikan masalah bangsa.Namun sayangnya hal ini terjadi karena ada kepentingan diantara mereka.Betul kata pepatah dalam berpolitik itu tak ada kawan abadi dan juga tidak ada lawan abadi yang ada hanyalah kepentingan.

Dari hari kehari suhu politik dinegeri tercinta ini kian memanas,peta koalisipun makin meruncing dan jelas,partai politik yang menyadari kekalahannya segera melakukan evalusai terhadap kekalahannya dan segera menyusun langkah yang akan ditempuhnya terkait pemilihan presiden 8 juli mendatang.

Namun ada sedikit yang disayangkan dari sekian banyak langkah yang dilakukan partai politik.Dalam menghadapi pilpres mendatang yang terlihat adalah ambisi para partai politik untuk mmemenangkan pemilihan,nyaris tak ada partai politik yang dengan jelas menyatakan program kepada publik ketika mereka terpilih nanti.Semua partai hanya membicarakan Power Sharing apabila mereka terpilih nanti.Lalu untuk siapa koalisi ini?Koalisi untuk memakmurkan rakyat atau koalisi untuk bagi-bagi kekuasaan?Sungguh ironis,ditengah kondisi bangsa seperti ini,para politisi kita terjebak dalam tatanan politik yang sungguh pragmatis.Sungguh malang kau Indonesia memiliki anak bangsa yang haus akan kekuasaan.


18 April 2009

HORMATI HASIL PEMILU

BHINEKA TUNGGAL IKA itulah semboyan negara kita,meskipun kita berbeda agama,partai,ras,suku dan sebagainya tetapi kita satu Bangsa Indonesia dan kita ingin Negara kita tercinta Aman,Damai dan Sejahtera.Terkait hasil pemilu mari kita sama-sama hormati dan saling mendukung.Kepada partai yang saat ini belum diberikan kepercayaan penuh oleh rakyat jangan pesimis mari berbuat lebih banyak untuk Bangsa dan bagi Partai yang menang jangan merasa sombong sebab itu merupakan amanat dari Rakyat.MAri Selalu Berbuat Untuk Bangsa YAng lebih baik

PEMILU AMBURADUL

Pemilu 9 april lalu menyisakan banyak persoalan,dari mulai DPT,tertukarnya surat suara hingga salahnya penenmpatan nomor urut Caleg.Mengapa demikian?

Beberapa pengamat Politik mengatakan hal ini terjadi karena pengalaman yang dimiliki Pimpinan dan angota KPU saat ini masih minim bahkan nyaris tak berpengalaman dibidang ini.Hal ini tentunya sangat mengecewakan kita sebagai masyarakat Indonesia,pesta rakyat ini ternoda dengan banyaknya permasalahan,bahkan orang yang berpesta yaitu rakyat banyak yang tak berkesempatan ikut berpesta karena tidak masuk DPT.


Akankah hal ini terulang pada Pemilihan Presiden Juli mendatang?Semoga hal ini tidak terjadi.Karena nasib Bangsa harus kita tentukan mari memilih calon presiden yang akan mampu menyelesaikan persoalan-persoalan bangsa.

CALEG STRES

Pemilu kali ini selain banyak menyisakan permasalahan mengenai kekisuhan yang terjadi,juga tak luput dari masalah yang menimpa para caleg yang tak mendapatkan suara yang diharapkan.Diberbagai daerah banyak para caleg yang suaranya minim akhirnya mereka depresi dan tak mungkin menjadi penghuni Rumah Sakit Jiwa(RSJ)mengapa demikian?
Hal ini karena obsesi mereka untuk menjadi wakil rakyat yang terlalu tinggi sehingga mereka melakukan apapun demi kesuksesannya termasuk uatng sana-sisni demi membiayai kampanyenya dengan harapan sesudah terpilih nanti mereka dapat mengembalikan uang tersebuat dari penghasilannya sebagai wakil rakyat,yang lebih dihawatirkan ketika mereka terpilih karena uang yang mereka dapatkan adalah hasil pinjaman,mereka akan sesegera mungkin cari proyek untuk membayar utangnya.Sungguh memilukan.Beginikah wajah para caleg kita?

17 April 2009

CARUT MARUT PILEG 2009

Pemilihan Umum Angota Legislatif telah selesai diselenggarakan,beragam sambutan dari masyarakat perihal pelaksanaan Pemilu ini ada yang menyambut dengan antusias,ada juga yang menanggapi dingin,namun ada pula yang menanggapinya dengan anitipati.

Namun pemilu kali ini membuat kita pesimis mengapa demikian?Pasca pemilihan yang kita harapkan akan dapat berjalan sesuai harapan,ternyata menyisakan banyak permasalahan.Dari muali DPT,penghitungan yang lambat,tertukarnya surat suara,bahkan sampai tertukarnya nomor urut Calon sungguh permasalahan yang membuat dahi kita mengernyit.Siapa yang harus bertanggungjawab terhadap hal ini?Komisi Pemilihan Umun(KPU) adalah pihak yang harus bertanggungjawabnya sebab lembaga inilah yang diberikan kewenangan menjalankan pemilihan yang dapat dipertanggungjawabkan baik dari segi netralitas dan kualitas legalitasnya.


Namun demikian semestinya pemerintah juga harus jeli dalam memilih anggota KPU ynag benar-benar berkualitas dan memiliki kapabelitas dalam menyelenggarakan pesta rakyat lima tahunan ini.Jangan sampai rakyat yang berpesta tapi banyak rakyat yang tak punya hak ikut pesta.Sungguh pemilu kali ini pemilu terburuk sejak Reformasi bergulir

07 April 2009

SUKSESKAN PEMILU 2009

Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) tinggal hitungan jam lagi,mari kita siapkan diri untuk memilih wakil kita.Ingat hati-hati dalam memilih jangan sampai salah memilih,jangan memilih orang yang berusaha membeli suara kita dengan nilai sejumlah uang.Masa depan kita terlalu mahal untuk dijual hanya dengan sejumlah uang.Pilih wakil Rakyat yang akan mampu menyuarakan aspirasi kita bukan kepentingannya.

20 Maret 2009

JANJI PARA CALEG

Masa kampanye terbuka sudah dimulai,kota-kota,jalanan,lapangan penuh sesak dijejali peserta kampanye.Dari mulai orang dewasa sampai anak-anak yang notabene dilarang untuk diajak kearea kampanyepun tak luput ikut hadir.Pemandangan ini akan kita jumpai sampai menjelang pemilihan nanti.Para Caleg beradu orasi guna meraih simpati para voter,janji manis yang menghiasi telinga kita tiap hari seakan sudah didepan mata?Benarkah demikian???????
Saya hanya menghimbau kepada seluruh masyarakat indonesia untuk hati-hati dalam memilih JANGAN PILIH CALEG YANG HANYA AKAN MENYENGSARAKAN RAKYAT,kita sudah banyak menyaksikan para anggota legislatif yang katanya wakil rakyat,yang mestinya berpihak pada kepentingan rakyat buktinya OMONG KOSONG berapa orang yang tertangkap tangan menerima suap,korupsi,terlibat skandal sex,mangkir dalam berbagai sidang yang membahas kepentingan rakyat yang jelas-jelas sudah mengantarkannya untuk duduk dikursi empuk yang kalaupun mereka datang hanya membuat mereka TIDUR PULAS KETIKA BERSIDANG dan lain sebagainya.Sekali lagi saya menghimbau TELITI SEBELUM MEMILIH,JANGAN PILIH CALEG YANG HANYA BISA BERJANJI DAN YANG MEMBAGI-BAGIKAN UNAG.STOP PILIH CALEG TAK BERMORAL.

19 Februari 2009

DIBALIK KUNJUNGAN HILLARY

Kunjungan Menteri Luar Negeri Amerika,Hillary Clinton ke beberapa Negara,termasuk Indonesia dinilai beberapa pengamat Politik sebagai babak baru perpolitikan di negeri adidaya tersebut.Dibawah kepemimpinan Presiden Barrack Obama seolah ingin menunjukan pada dunia internasional bahwa negara super power itu pantas dijadikan sahabat oleh seluruh bangsa,tak terkecuali negara Muslim.
Obama ingin menyampaikan pesan pada dunia bahwa Amerika adalah negara yang merangkul semua kalangan.Benarkah Presiden yang pernah bersekolah di Indonesia itu mempunyai tujuan sebaik itu?Mudah-mudahan
Namun sebagai rakyat yang melek terhadap Politik,kita setidaknya mesti jeli melihat "fenomena" yang "langka" ini.Sebagai Kepala negara,Obama tentunya memiliki strategi yang matang akan setiap kebijakannya.Terlebih kini ia tengah berjaung keras mengembalikan kondisi Negaranya yang sedang goncang akibat hantaman badai krisis.
Tidak menutup kemungkinan safari politik yang dilakukan Hillary sebagai upaya mencari simpati dari negara lain dan pencitraan Amerika sebagai Negara yang layak untuk tujuan Investasi,sehingga bisa segera keluar dari himpitan krisis.Dan setelah pulih ia kembali menunjukan arogansinya sebagai Negara Super Power yang bisa mengintervensi negara lain.
Betapapun Obama pernah bersekolah di Indonesia,tentunya ia akan lebih mencintai tempat kelahirannya ketimbang negara lain.
INGAT!!!!!!!!!!! Hanya Warganyalah yang akan mencintai dan membela tanah airnya,bukan orang lain.

09 Februari 2009

ROKOK HARAM,TANDA MUI BERANI

Fatwa yang belum lama ini di keluarkan MUI mengenai rokok haram merupakan langkah yang terbilang berani dan saya sangat setuju dengan fatwa ini.Dengan adanya fatwa ini setidaknya bagi mereka yang tidak merokok mempunyai hak untuk mendapatkan hidup yang lebih sehat,dan merekapun mempunyai argumen yang kuat untuk membela diri apabila mereka mendapatkan limpahan”limbah”rokok yang tidak jarang mereka dapatkan.

Selama ini saya sering melihat kenyataan di lapangan banyak diantara masyarakat kita terutama kaum perempuan,mereka tidak mempunyai daya upaya ketika harus menerima kepulan asap rokok yang di hembuskan oleh orang-orang yang “tidak bertanggung jawab”.Ketika para perokok itu dengan enaknya merokok di tempat-tempat umum seperti halte,bis umum,angkot tempat makan dll seolah mereka tidak berfikir bahwa ada orang-orang yang di rugikan dengan ulah mereka itu.

Dengan adanya fatwa ini saya menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk menghargai dan melaksanakan fatwa ini,sebab di samping kesenangan bagi mereka yang merokok juga ada dampak negatif/merugikan bagi pihak yang lain.

Bahkan dengan fatwa ini saya berharap menjadi inspirasi bagi pemerintah, baik pusat maupun daerah untuk mengeluarkan peraturan yang lebih tegas tentang larangan merokok ini khususnya seperti yang di fatwakan MUI yaitu di tempat umum,anak-anak dan wanita hamil sebab demi menciptakan hidup yang lebih sehat.Dan saya menghimbau kepada seluruh para perokok untuk menghormati hak-hak orang lain yang menghendaki hidup lebih sehat.

MARI JAUHI ROKOK DAN NARKOBA UNTUK HIDUP YANG LEBIH BAIK

GUSTIAWAN MUNAWAR ARIFIN

10 Januari 2009

PESTA RAKYAT ATAU PESTA ELIT POLITIK?

Genderang "Perang"sudah di tabuh Komisi Pemilihan Umum yang menandai di mulainya pesta demokrasi lima tahunan.Ya Pemilihan Umum merupakan ajang yang menentukan masa depan bangsa indonesia lima tahun kedepan,baik masa depan ekonomi,sosial-politiknya,hukum dan yang lainnya.Apa harapan kita?Ya tentu tidaklah beda kita semua mengharapkan PEMILU kali ini benar-benar dapat menjadi solusi atas kondisi bangsa yang seperti sekarang ini.Bagaimana agar rakyat kecil bisa hidup layak,mudah mencari makan,aman,lapangan pekerjaan tersedia,pangan yang murah tapi berkualitas,pendidikan terjangkau oleh masyarakat ekonomi bawah sehingga tidak ada lagi anak bangsa yang harus putus sekolah karena alasan biaya pendidikan mahal.Ya kita semua berharap seperti itu.Semoga.
Tapi apabila kita amati dari tahun ketahun,dari pemilu ke pemilu kadang ada hal yang sungguh kadang menggelikan dan sekaligus memilukan.Dimana yang "katanya" pesta rakyat ini harus di nodai oleh oknum-oknum politik yang mengatasnamakan rakyat,padahal rakyatnya sendiri tidak tahu menahu dan yang paling lucunya jadwal pemilunya saja tidak sedikit rakyat indonesia yang tidak mengetahuinya,lucu kan katanya pesta rakyat?.Justru sebaliknya yang sibuk dengan perhelatan PEMILU adalah para elit parpol yang katanya sebagai representatif dari rakyat.Teman saya yang agak sedikit politikus bilang "Kan parpol itu di bentuk dari rakyat dan merupakan representatif dari rakyat juga,jadi kamu tidak bisa berbicara seperti itu"katanya dengan agak sedikit marah.Ya oke lah kalau memang seperti itu,tapi kenyataannya bagaimana,tidak sedikit masyarakat kita tidak mengenal orang yang nmenurut gaya keren nya WAKIL/PEMIMPIN mereka untuk menyampaikan aspirasi dan mengurusi masa depan bangsanya .Memang mereka di pilih dari rakyat dan oleh rakyat tapi untuk siapa? Sebab apabila sudah duduk manis di atas kursi yang di beli dari uang rakyat tidak sdikit dari mereka yang melupakan orang yang telah memilihnya,dan yang paling membuat kita geram banyak diantara mereka yang berani menyakiti hati orang yang telah rela dengan cape mengkampanyekannya (tidak sdikit ketika kampanye mereka yang celaka bahkan meninggal) ,mengantri di depan bilik suara untuk mengantarkan WAKIL/PEMIMPINNYA ke singasana kekuasaan.Tapi apa yang terjadi? Ternyata mereka menjadi MALING yang menggasab uang rakyat.Sungguh BIADAB bukan?
Sebagai rakyat kecil kita hanya bisa berteriak,tapi lagi-lagi teriakan kita pun tak di gubris padahal SUARA RAKYAT ADALAH SUARA TUHAN dan yang paling membuat saya merasa sedih,kecewa dan bercampur SANGAT MARAH ketika ada wacana KPK akan di bubarkan oleh DPR serta berita yang terbaru adalah tidak setujunya sebagian wakil kita yang terhormat atas kedatangan KPK ke gedung mereka untuk mendengarkan rapat yang membahas anggaran negara sunguh kenyataan yang tidak rasional.
Dari kenyataan yang kita saksikan sekarang ini sangat perlu untuk kita berhati-hati dalam menentukan pilihan pada pemilu 2009 nanti.Sebab sedikit salah langkah mungkin lima tahun kedepan bangsa kita akan semakin parah.Mari kita teliti terlebih dahulu partai mana yang kita akan dukung,caleg mana yang kita akan pilih.Kebijakan KPU memberikan jadwal kampanye dari sedini mungkin adalah upaya agar kita mengenal terlebih dahulu terhadap pilihan kita.
Dari tulisan inipun saya menghimbau para elit parpol untuk benar-benar berjuang untuk kepentingan rakyat dan bangsa kita.Ingat pejuang kita rela menumpahkan darah mereka hanya demi kehidupan anak cucunya yang lebih baik,mereka sedikitpun tidak mengharapkan imbalan dari jasa mereka.
JADIKAN PEMILU 2009 SEBAGAI AJANG MEMPERBAIKI KEADAAN BANGSA
(GUSTIAWAN MUNAWAR ARIFIN SOMANTRI PUTRA)
 

Blogger news

Blogroll

   

About